Tampilkan postingan dengan label TBM Arjuna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TBM Arjuna. Tampilkan semua postingan

Rumah Kreatif & TBM Arjuna Mendukung Pengembangan Pusat Pelatihan Pasca Panen Berbasis Ekowisata

Kecil itu indah. Small is beautifull. Sukses tidak selalu berpenampilan besar dan hebat, tetapi bisa juga diawali oleh hal-hal yang kecil dan sepele. Paradigma demikian menjadi motivasi bagi penggiat dan pekerja sosial yang senantiasa berkutat untuk mengemban misi mencerdaskan dan meningkatkan kualitas manusia. Tema-tema seperti pengangguran, keterpurukan, kegagalan bekerja dan semacamnya itu menjadi input bagi sekelompok pekerja sosial yang bermarkas persis di belakang Kantor Kejaksaan Lumajang itu.

Sebuah rumah yang cukup mewakili keberadaan misi sosial tersebut menjadi pintu masuk bagi segala kesuntukan kehidupan. Rumah yang digagas sebagai ‘kawah candradimuka’ ini menawarkan solusi sederhana tetapi tepat yang dikemas dalam perpaduan pusat informasi & pelatihan dan rekreasi wisata. Rumah ini memang terbuka untuk umum, khususnya bagi mereka yang ingin memperluas cakrawala berpikirnya dan ingin mengembangkan bisnisnya untuk menjadi manusia yang mandiri dengan berbagai ketrampilan yang dimilikinya.

Pengunjung bukan hanya disuguhi dengan secangkir kopi robusta produk lokal yang alami tetapi bisa praktik langsung untuk belajar bagaimana meracik kopi dan lebih penting lagi adalah belajar memproduksi kopi kemasan sampai siap jual di pasaran. Kopi hanya salah satu komoditas itu, disamping prosesing sejumlah tumbuhan toga yang bermanfaat bagi kesehatan. Pengunjung akan dibimbing oleh beberapa orang tutor yang berpengalaman di bidangnya.

Inilah pabrik mini yang memadukan konsep wisata dan bisnis, di dalamnya pengunjung akan memperoleh sejumlah keuntungan dan informasi berharga. Disamping pelatihan-pelatihan, pabrik mini juga dilengkapi dengan akses internet seluas-luasnya dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM Arjuna) yang dilengkapi dengan ratusan judul buku untuk semua kalangan masyarakat.

Rumah ini juga menjadi tempat transit yang nyaman bagi pengunjung sebelum melanjutkan rute wisatanya ke tempat-tempat yang lebih eksotik dan romantis seperti ke Watu Klosot

Watu Klosot merupakan kawasan wisata yang memiliki mata air yang oleh umat tertentu dianggap suci. Mata air itu keluar dari celah bebatuan yang dialirkan melalui sebatang bambu dan memancar jatuh ke bawah, ke balik semak-semak belukar. Air ini suci dalam arti bisa diminum secara langsung baik dengan menampungnya melalui cangkir maupun dengan menengadahkan mulut dan meminumya dari saluran bambu. Keunikan tempat ini salah satunya adalah deretan batu-batu besar yang merupakan sisa-sisa banjir Gunung Semeru. Batu-batu itu membujur dengan indahnya membentuk berbagai tiruan benda-benda yang kita kenal sehari-hari. Ada salah satu batu yang saking besarnya dan bentuknya menyerupai perahu sehingga dinamakan batu perahu. Dan di antara deretan batu-batu itu terdapat sejalur jalan berkelok-kelok menciptakan pemandangan tersendiri.

Berdiri di atas batu besar kemudian pandangan di arahkan nun jauh ke sana, ke Gunung Semeru yang menjulang tinggi dihempas angin pegunungan yang sejuk dan menggigit tulang akan menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan sepanjang hidup. Ada salah satu batu yang persis terletak dengan gagahnya di atas tebing. Ini menjadi sudut yang sangat dinikmati pengunjung, sudut ini biasa disebut sebagai relung meditasi. Orang-orang yang berkunjung ke sana biasanya menyempatkan diri untuk merenung sejenak, mencari kedamaian hati dengan duduk sambil mendekapkan tangan di depan dada.

Di bawah sana merupakan kawasan cagar alam yang luas membentang. Jika sedang beruntung kita akan melihat elang Jawa, burung yang sangat langka bersiul-siul di angkasa. Elang itu kadang mendekat dan hinggap di ranting-ranting pohon. Keberadaan burung yang dilindungi ini sudah semakin menyusut, sehingga perlu ada upaya intensif untuk melestarikannya. Lebih langka lagi adalah keberadaan harimau Jawa yang diduga masih ada sisa-sisanya dan berkeliaran di lereng-lereng Gunung Semeru. Penduduk setempat sering melihatnya melintasi jalan setapak sebelum menghilang ke dalam hutan.

Menarik Bukan, jadi tidaklah salah jika TBM Arjuna turut berpartisipasi dalam mensosialisasikan program ini...Bagaimana menurut anda ?!?!

Plus Minus Belanja Buku Online

Pengadaan buku dan bahan pustaka lainnya merupakan komponen penting dalam kegiatan literasi, pengelola perpustakaan atau taman bacaan masyarakat kerap dihadapkan pada permasalahan klasik pengadaan buku. Keterbatasan Dana untuk pengadaan bahan pustaka berbanding terbalik dengan tingginya tuntutan penambahan dan peningkatan bahan pustaka dengan beragam segmen dan kategori.

TBM Arjuna-pun tak lepas dari permasalahan ini, kami dituntut proaktif untuk mencari referensi yang memadai mengenai bahan pustaka seperti berbagai macam katalog dari sejumlah penerbit. Ada kalanya kami harus masuk ke situs-situs penjaja buku online untuk mendapatkan informasi mengenai jenis buku berikut kisaran harganya.

Belanja Buku online sekarang sangat dimungkinkan, beberapa yang sangat diminati adalah Gramedia Online, Kutu Buku, www.digibookgallery.com dll. Umumnya toko buku online menyediakan lebih banyak koleksi buku baik lokal maupun import, baik dalam bentuk cetak maupun dalam bentuk digital. Pembeli tinggal menentukan dan memesan buku melalui website penjual buku online, mudah bukan?, selain kemudahan akses yang ditawarkan ternyata sistem pembelian buku online menghadapi sejumah kendala yang umumnya dihadapi diantaranya keamanan proses pembayaran dan jaminan pengiriman. Namun secara obyektif kita tidak perlu merisaukan permasalahan ini karena jika kita membuka mata lebar-lebar ternyata banyak juga peminat buku yang lebih menyukai berbelanja buku secara online…Bagaimana dengan kita ?!?!

Komunitas Literasi dan Gerakan Indonesia Membaca

Sejalan dengan makin berkembangnya teknologi informasi, komunitas literasi seakan menemukan media yang subur untuk terus tumbuh dan berkembang. Para pegiat literasi (Pustakawan dan Pustakawati) bisa secara mudah terhubungkan dengan komunitas literasi melalui kemudahan akses media. TBM Arjuna membuka diri dan berupaya terus menjalin komunikasi dengan berbagai komunitas literasi dalam rangka saling bertukar ide kreatif, gagasan dan mencari problem solving atas permasalahan-permasalahan yang secara umum dialami oleh para pegiat literasi.

Berikut ini adalah beberapa komunitas literasi yang bisa kita ikuti :

Komunitas 1001 Buku :

http://groups.yahoo.com/group/1001buku/

Rumah Dunia :

http://rumahdunia.net/

Keberadaan komunitas literasi ini menjadi inspirasi bagi setiap pegiat literasi untuk berkreasi tanpa henti...Mari Dukung dan Sukseskan Gerakan Indonesia Membaca!

Ikhtiar nyata TBM Arjuna untuk mendongkrak Minat Baca

Keberadaan Taman Bacaan Masyarakat Arjuna laksana oase ditengah dahaga masyarakat terhadap kebutuhan untuk terus menimba ilmu, pengetahuan dan keterampilan. Jumlah anggota awal TBM Arjuna yang berkartu anggota berkisar 300 orang yang terdiri atas pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, PNS, swasta dan petani. Untuk terus menggali potensi dan mengembangkan minat baca maka TBM Arjuna juga meng-agendakan sejumlah kegiatan diantaranya yang terealisasi adalah Lomba Mewarnai, Lomba Menggambar, Lomba Melipat (Praktek Bahan Bacaan : Origami).

Beberapa kegiatan praktek untuk mengaplikasikan bahan bacaan juga beberapa kali dilaksanakan di TBM maupun di wilayah pendampingan YPKGM di Kawasan Lereng Semeru diantaranya Pasrujambe, Senduro dan Sumbermujur – Candipuro.

Pelajaran yang bisa dipetik dari pelaksanaan serangkaian kegiatan lomba dan praktek adalah besarnya antusiasme masyarakat yang bias menjadi penambah motivasi untuk menggelar / memfasilitasi kegiatan serupa dengan aneka topik yang bias membantu meningkatkan minat baca, keterampilan dan kecakapan hidup (life skill) yang dengan sendirinya menambah frekuensi kunjungan mereka ke TBM Arjuna.

Bagaimanakah menurut para pembaca sekalian ?!?!

TBM ARJUNA Lumajang, Pustaka Primadona di tengah Kota

Sekilas TBM ARJUNA

tbmarjuna_rakbuku1_web.jpg

TBM Arjuna merupakan Taman Bacaan Masyarakat yang berdiri sejak tanggal 10 Desember 2006, menginduk kepada Yayasan Pengembang Kreatifitas Generasi Muda (YPKGM Lumajang) , sebuah LSM yang bergerak di bidang Pertanian Berkelanjutan melalui program pemberdayaan masyarakat petani Lereng Semeru yang tersebar di 4 Kecamatan (Pasrujambe, Candipuro, Senduro dan Gucialit).

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Arjuna terletak di Sekretariat YPKGM yang berada di tengah – tengah masyarakat perkotaan. Keberadaan TBM ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat sebagai sarana untuk meningkatkan/ mengembangkan aktifitas masyarakat dalam membaca, diskusi, edukasi, mendapatkan informasi serta rekreasi intelektual bagi masyarakat umum.
Untuk masyarakat dampingan yang tergabung dalam JPLS (Jaringan Petani Lereng Semeru) TBM ARJUNA mengadakan TBM Keliling yang dilaksanakan secara berkala untuk menjembatani masyarakat petani dalam membuka cakrawala informasi.

tbmkeliling_web.jpg

PROGRAM UNGGULAN

JARINGAN PETANI LERNG SEMERU

Melayani :

  • Magang

  • Study Banding

  • Praktek Produk UKM

Produk Unggulan :

  • Kripik Pisang Agung, Kripik Jahe, Kopi Bubuk, Toga (Jahe, Kunir, Temulawak) Instan, Pupuk Organik Lengkap, Susu Kambing Instan, Geritan Jagung, Gula Merah dan Torako (tomat rasa korma)

  • Layanan produk dan informasi bisa menghubungi Telp. & Fax (0334) 893883,
    e-mail : ypkgmlumajang@gmail.com

Keanggotaan dan Kegiatan TBM ARJUNA

tbmarjuna_pendataananggota_web.jpgtbmarjuna1_web.jpg

Keanggotaan TBM terbuka untuk umum, kini Anggota TBM Arjuna meliputi Pelajar, pegawai swasta, pegawai negeri, petani , ibu RT, pedagang, pensiunan dan mahasiswa. Sebagian besar anggota maupun pengunjung adalah pelajar sehingga kebanyakan buku – buku yang keluar adalah buku non fiksi, agama dan ketrampilan. Hal ini bisa dipahami karena masyarakat senantiasa memerlukan hiburan, keseimbangan mental dan ketrampilan praktis (buku ilmu terapan)

Salah satu pencapaian positif Taman Bacaan Masyrakat ARJUNA Pada Tahun 2007 ini adalah menjadi salah satu TBM yang terpilih memperoleh Bantuan Dana Block Grant Pengembangan Minat Baca Masyarakat. Dana bantuan yang diterima dialokasikan dan direalisasikan untuk meningkatkan koleksi bahan bacaan, sarana prasarana dan media motivasi kepada calon anggota sehingga keanggotaan TBM meningkat secara kualitas dan kuantitas.
koleksi buku yang semakin bertambah serta peningkatan fasilitas yang disediakan oleh TBM memotivasi masyarakat untuk menjadi anggota maupun mengunjungi TBM.

Kegiatan TBM Arjuna

Ekstra mewarnai dan menggambar
Ekstra melipat kertas (origami)
Praktek buku bacaan (keterampilan)

Jenis Buku yang tersedia

Agama
Keterampilan
Pertanian
Peternakan
Pengobatan alternatif
Fiksi
Majalah
Marketing

Faktor Pendukung

  • TBM Arjuna terletak di tengah-tengah masyarakat dan sekolah

  • Tersedianya koleksi buku-buku yang beragam

  • Adanya kemudahan untuk menjadi anggota maupun meminjam

  • Adanya sarana dan prasarana yang memadai

  • Adanya berbagai kegiatan yang memotivasi masyarakat untuk gemar membaca

Faktor Penghambat

Karena sekretariat TBM Arjuna berada dipusat kota dengan pendidikan masyarakat yang relatif maju maka koleksi bahan bacaan yang dimiliki terasa masih kurang baik jumlah maupun jenisnya.

Mitra dan Jaringan TBM Kurnia

  • TBM Arjuna merupakan Binaan Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Lumajang.

  • TBM Arjuna terlibat secara aktif sebagai anggota Paguyuban TBM Lumajang

  • TBM Arjuna secara intensif menjajaki kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kinerja, pelayanan serta kualitas dan kuantitas bahan bacaan.

Harapan – Harapan

rekreasipustaka_web.jpg

Diluncurkannya web-blog sederhana ini dimaksudkan untuk membuka diri ke dunia luar secara luas tak terbatas sehingga secara tidak langsung diharapkan mampu membuka ruang partisipasi yang lebih terbuka bagi berbagai pihak dan juga masyarakat yang ingin terlibat dalam pengembangan TBM ARJUNA secara berkelanjutan.

Kritik dan saran bisa dialamatkan ke e-mail : tbmarjuna@gmail.com
contact person : Sri Endang Noer Handayani (Nanik)